July 18, 2014 — 233 views

[Review] Interstella 5555 – Leiji Matsumoto Mewujudkan Mimpi Masa Kecil Daft Punk

alt

Interstella 5555: The 5tory of The 5ecret 5tar 5ystem

Tahun Rilis: 2003
Panjang: 60 menit
Genre: Musik, SciFi

Produksi: Toei Animation, Daft Life Ltd.
Adaptasi: “Discovery” oleh Daft Punk
Sutradara: Leiji Matsumoto, Takenouchi Kazuhisa
Produser: Thomas Bangalter, Guy-Manuel de Homem-Christo
Cerita: Thomas Bangalter, Guy-Manuel de Homem-Christo, Cédric Hervet
Desain Karakter: Sato Masaki
Animasi: Mori Hisashi, Sato Yoko
Editing: Nishiyama Shigeru, Olivier Gajan
Musik: Thomas Bangalter, Guy-Manuel de Homem-Christo

Bagi Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo, masa kecil mereka tak bisa lepas dari anime. Keduanya besar lewat karya-karya Leiji Matsumoto, seperti “Space Pirate Captain Harlock”. Ketika mereka bersatu sebagai Daft Punk dan menciptakan album keduanya, “Discovery”, mereka menjadikan masa kecil mereka sebagai benang merah setiap lagu.

Dan saat pahlawan masa kecil Thomas dan Guy-Manuel muncul, mereka tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk berkolaborasi. And thus, “Interstella 5555″ is born.

alt

“Interstella 5555″ (baca: Four-Five) merupakan film anime yang muncul dari buah pikiran dua orang paling keren di dunianya. Pertama adalah Daft Punk, duet DJ electro house populer dari Perancis dan Leiji Matsumoto, salah satu legenda hidup anime yang telah menciptakan serial-serial epik seperti “Galaxy Express 999″ dan “Space Battleship Yamato”.

Proses produksinya cukup unik karena bagian musik dulu yang dibuat, baru cerita dan animasi. Leiji Matsumoto memvisualisasikan konsep anime ini setelah mendengarkan seluruh lagu di album “Discovery”. Selain itu tidak ada dialog dan efek suara minimal. Hanya animasi bisu sepanjang 60 menit yang diiringi musik house disko Perancis. Jadi apa yang spesial dari film ini?

alt

Meskipun bisu dialog, Leiji Matsumoto bisa menunjukkan bahwa musik juga bisa memberi pesan pada penonton. Henry Wadsworth mengatakan bahwa musik merupakan bahasa universal manusia. Somehow I can agree, karena saya bisa memahami kisah didalamnya dan apa yang bisa dirasakan setiap karakter.

alt

Interstella 5555 mengisahkan empat alien dari planet antah berantah: Stella, Arpegius, Baryl dan Octave. Mereka menciptakan perdamaian di planet mereka dengan bermain musik. Kedamaian itu terusik setelah Earl de Darkwood menculik keempatnya ke bumi. Keempatnya “diubah paksa” menjadi manusia dan ingatannya diubah. Darkwood yang juga merupakan produser musik, mempromosikan mereka sebagai band The Crescendolls dan mengorbitkan mereka menjadi grup musik terpopuler. Darkwood menikmati uang yang dihasilkan oleh The Crescendolls yang kini sudah mulai kelelahan. Ironi industri musik saat ini? Bisa jadi.

alt

Bersamaan ketika Stella dkk. diculik, seorang astronot bernama Shep diperintahkan untuk pergi menyelamatkan keempat alien tersebut. Shep yang sudah sejak lama menyukai Stella tak bisa tinggal diam melihat idolanya dalam bahaya. Dia pun memacu kapalnya menyusul Darkwood ke bumi. Akan tetapi kapal Shep mengalami kerusakan ketika melewati wormhole dan harus mendarat paksa di sisi lain bumi.

alt

As I said before, emosi dan pesan film dapat tersampaikan dengan baik. Melihat bagaimana Shep berusaha menyelamatkan Stella, atau Arpegius yang tak mampu menahan lelahnya bermain musik, atau bahkan yang paling kecil sekalipun – orang-orang yang menikmati musik The Crescendolls. Emosi-emosi ini kuat sekali, kita bisa melihatnya tanpa perlu bantuan dialog atau subtitle. In fact, cerita Interstella 5555 sangat khas Matsumoto, menampilkan romantisasi pengorbanan dan mengenang jasa kawan yang telah gugur. Dibantu juga oleh musik dari Daft Punk yang memang pas dengan adegan animenya.

alt

Interstella 5555 menambah satu lagi masterpiece dari Leiji Matsumoto serta kurang lebih menjadi bagian penting dari hubungan antara Jepang – Perancis dalam industri anime. Hubungan mutualisme diantara keduanya terasa sampai saat ini. Lihat saja Satelight misalnya, mereka punya Thomas Romain sebagai desainer background utama yang jasanya terpakai di berbagai anime mereka.

Interstella 5555 sangat disarankan bagi:

  • Fans Daft Punk
  • Fans Leiji Matsumoto
  • Yang menyukai anime bertema musik / memiliki musik yang bagus

Dan tidak disarankan bagi yang tidak menyukai anime tanpa dialog.

alt

Untuk mengetahui seperti apa rasanya menonton Interstella 5555, simak tiga potongan film ini yang juga merupakan video klip lagu-lagu Daft Punk.

One More Time

Digital Love

Harder, Better, Faster, Stronger

Referensi

  • Wikipedia
  • Anime News Network
  • MyAnimeList
  • That Guy with the Glasses
  • Channel YouTube resmi EMI Music
  • Gambar dari Interstella 5555 versi DVD 2003 dan berbagai sumber

In Case You Missed It...