October 11, 2017 — 381 views

Yang Tersirat dari Bokutachi wa Hitotsu no Hikari (Bagian Akhir)

Halo teman-teman, kita kembali pada bagian akhir dari analisa ini. Tidak terasa sudah hampir 2 tahun sejak bagian 2 dari pembahasan tentang bokuhika ditulis… Mungkin ada yang bertanya-tanya mengapa bagian terakhir dari pembahasan ini baru ditulis sekarang… sebelumnya penulis-penulis dari pembahasn ini memohon maaf dikarenakan beberapa hal (kesibukan di IRL dan rasa malas) bagian akhir dari analisa bokuhika ini baru bisa di-post sekarang…

Topik utama dalam diskusi kita kali ini adalah inti dari bokuhikari. Kenapa, karena bokuhikari adalah lagu yang merepresentasikan μ’s secara keseluruhan, selain itu kita juga harus membicarakan tentang School Idol dan bunga yang merepresentasikan μ’s. Dari poin-poin diatas, saya percaya kita dapat melihat alasan mengapa μ’s memutuskan untuk bubar.

Sekarang, kita akan membahas mengenai inti dari bokuhikari, yang tak lain dan tak bukan adalah bunga Sakura (atau Cherry Blossom). Membicarakan tentang bunga Sakura, saya percaya kalau arti dari bunga sakura adalah poin utama dari kisah Love Live. Pada PV pertama, kita dapat melihat kelopak bunga Sakura berjatuhan di sekitar Honoka ketika dia berlari ke sekolah. Dalam anime pun, juga diawali dan diakhiri dengan kelopak bunga Sakura. Pada bagian akhir movie juga, kita dapat melihat tiupan bunga sakura saat mulai senja.

Bunga Sakura (atau Cherry Blossom) adalah simbol dari musim semi, the time of renewal and the fleeting nature of life. Hal ini dapat terlihat dari bagaimana Sakura mekar dalam durasi yang sangat singkat, yakni hanya 2 minggu di musim semi, sebelum kelopak-kelopaknya mulai berjatuhan. Periode jatuhnya bunga sakura merupakan momen yang sangat ditunggu di Jepang, dimana terdapat kebiasaan khusus yang dikenal dengan Hanami. Hanami adalah tradisi untuk menikmati keindahan bunga, terutama saat bunga sakura berjatuhan.

Masyarakat tradisional Jepang, terutama samurai, hidup dengan prinsip ini: mereka percaya bahwa tidak masalah gugur saat muda asal berakhir indah seperti sakura.

Jadi, apa hubungan antara μ’s dan sakura? Jika kamu ingat apa yang Honoka katakan dalam movie setelah meggapai impiannya yang tidak biasa adalah, mengapa mereka berhasil dan mengapa dia sangat menyukai School Idol? Itu karana dalam School Idol, mereka berjuang sekuat tenaga sekaligus juga menikmati dan mendapatkan kesenangan meski dibatasi oleh waktu yang mereka punya. Honoka ingin menjadi idol yang seperti itu. Untuk itulah mereka memutuskan untuk bubar. Waktu mereka telah habis, seperti Sakura yang berjatuhan. Ini bukan lagi waktu untuk mereka, ini adalah waktu untuk “Sakura-Sakura” lainnya untuk bermekaran dengan indah.

Akan tetapi, jika poin utama dari bokuhikari adalah sakura, bagaimana bisa kita tidak melihat sedikitpun Sakura dalam PV kecuali dalam adegan saat menuju senja? Kenyataannya, mungkin saja Sakura dalam PV itu ada, namun belum berbentuk bunga. Saya percaya bahwa desain kostum dari Bokuhikari dibuat berdasarkan Sakura; baik warna dan bentuknya menyerupai kelopak sakura. Poin-poin tesebut membuktkan bahwa lagu ini sangat berkaitan erat dengan sakura. Selain kostumnya, lirik dari lagu ini juga mereferensikan perjalaan muse dari awal hingga akhir. Lirik tersebut menarasikan perjalanan mereka sejak masih berupa burung kecil hingga menjadi burung dewasa yang siap untuk terbang.

Kita sudah membicarakan tentang Bungan Hibiscus sebagai simbol dari keindahan yang sempurna dan Sakura sebagai keindahan yang bersifat sementara. Banyak orang juga membicarakan tentang bagaimana cantiknya Sakura ketika berguguran, yang dapat mengimplikasikan bahwa mereka dapat terlihat indah saat kerja keras telah mencapai puncak dan berakhir. Ini seperti ketika Honoka berkata bahwa saat mereka telah melakukan yang terbaik, meraka dapat mencapai hal yang tadinya meraka piker tidak mungkin akan tercapai. Proses ini, mencoba hal yang terbaik dan meraih kesuksesan, seperti bagaimana Sakura juga berusaha dengan keras untuk bermekaran dan berguguran kemudian. Melalui proses ini, μ’s benar-benar dapat mencapai keindahan sejatinya, melambangkan Hibiscus. Berdasarkan teori ini, sangat mungkin bahwa perjuangan μ’s yang ideal adalah untuk cita-cita sekolah mereka sendiri.

Bunga lainnya yang melambagkan μ’s namun tida muncul dalam simbol adalah Dandelion. Seperti yng telag dibahas dalam Analisa sebelumnya, Dandelion merepresentasikan kelulusan. Kelulusan adalah poin yang sangat vital dalam kisah μ’s. Salah satu plot urama dalam kisah meraka adalah bagaimana kelompok ini tetap berlanjut ketika para anggota kelas 3 telah lulus, dimana hasilnya mereka memustuskan untuk bubar. Kelulusan juga bisa dikorelasikan dengan pengertian dari Sakura. Apa yang akan mereka lakukan saat mereka telah bersinar seterang mungkin? Tentu saja, mereka tidak akan kembali ke masa lalu seperti yang mereka katakana dalam lirik bokuhikari. Dari fakta bahwa sakura telah menonjol sejak ending season 1, bunga ini juga merepresentasikan kisah μ’s.

Jadi, setelah membicarakan plot atau tema utama dari μ’s, kita lanjutkan dengan membicarakan pembubaran μ’s. μ’s bubar pada episode 11 di season 2 karena mereka tidak ingin melanjutkan μ’s ketika salah satu dari mereka tidak ada. μ’s adalah tempat khusus hanya untuk mereka bersembilan dan tidak untuk yang lain. Inilah adalah yang dinyatakan oleh μ’s. Karena alasan ini, μ’s di kehidupan nyata, juga berhenti, baik memproduksi lagu-lagu ataupun konser-konser. Akan tetapi, saya berpikir, terdapat alasan lain mengapa orang-orang dibalik μ’s memutuskan untuk memberhentikan lagu-lagu serta konser μ’s.

Sejak awalnya, Love Live adalah proyek 2.5D dimana mengkombinasikan dunia nyata dengan anime. Karena itu, banyak hal yang terintegrasi dalam anime dan dunia nyata. Contohnya, bagaimana para VA sangat menyerupai karakter mereka masing-masing atau bagaimana sebagian kepribadiran karakter yang terus berubah seiring berjalannya waktu, contoh Umi dan Maki. Tak hanya kedua dunia ini yang terintegrasi, namun juga mereka saling berkembang Bersama-sama satu sama lain.

Keputusan untuk mengakhiri proyek terlihat cukup aneh karena tidak banyak orang yang mengakhiri suatu anime yang sangat populer. Kisah mereka berakhir dengan tidak dipaksakan seperti banyak manga ataupun anime yang di “kampak”. Tetapi, dari catatan Yoshino Nanjo terhadap Final Live, Final Live sendiri telah direncakana saat the 5th live dimulai. Ini artinya, keputusan untuk mengakhiri anime ini bukan karena sesuatu yang tak terduga ataupun dibuat secara terburu-buru.

Jadi, mengapa mereka mengakhiri anime meskipun Love Live berada di puncak popularitasnya? Mengapa tidak menuggu beberapa tahun sebelum mengakhirinya? Sesungguhnya, keputusan untuk mengakhiri anime ini cukup jelas ketika kita melihat gambar debut pertama mereka. Penggambaran pertama dari Live Live menunjukan Honoka yang berdiri di suatu taman yang dikeliilingi oleh Sakura, bunga yang telah kita bicarakan. Sakura adalah tema kisah ini sejak awal, sehingga tidak terelakan bahwa μ’s akan berakhir.

Ketika kisah dari anime telah berakhir, maka kisah di dunia nyata juga tidak terelakan untuk berakhir juga. Jadi, saya percaya, alasan sesungguhnya μ’s berakhir bukan karena mereka tidak bisa melanjutkan kisah mereka. Jika mereka mau untuk melanjutkan, mereka cukup membuat μ’s menjadi idol professional atau memasukan anggota baru. Pada akhirnya mereka tidak melakukan itu dan itu karena mereka tetap mempertahankan konsep utama mereka yaitu Sakura. Banyak anime, terutama genre slice of life dan school life juga menggunakan Sakura. Namun bagi saya, Sakura dalam anime-anime tersebut hanya digunakan sebagai hiasan saja. Untuk Love Live, Sakura adalah tem utama yang direpresentasikan dengan bagaimana sakura muncul dalam lagu-lagu penting di Love Live seperti “Bokura no Live Kimi to no Life”, “Sore wa Bokutachi no Kiseki”, “Susume Tomorrow”, “Future Style”, dan “Bokutachi wa Hitotsu no Hikari”. Sakura juga muncul dalam simbol sekolah μ’s’ dan pastinya, pepohonan di sekitar otonokizaka adalah pohon sakura. Ini penting seperti yang telag saya jabarkan diatas, School idol adalah idola untuk sekolah mereka sendiri sehingga mereka mewakili sekolah tersebut. Karena simbol sekolah mereka adalah sakura, μ’s juga merepresentasikan sakura dan karena arti dari sakura tersebut maka μ’s harus berakhir.

Dan inilah akhir dari Analisa yang pajang ini. Saya berpikir apa yang membuat μ’s populer adalah tidak hanya karena lagu-lagu mereka memberi semangat untuk orang-orang ataupun dari manis dan menariknya karakter-karakter mereka. Kisah μ’s sejak awal selalu sama. Menyelamatkan sekolah hanyalah kedok dari para gadis itu untuk bersinar terang seperti siklus hidup sekolah. Rentang dari kisah μ’s adalah 1 tahun. Sama seperti siklus hidup sakura yang juga berlangsung selama 1 tahun. Setelah bunga berguguran, tunas-tunas baru akan tumbuh untuk tahun berikutnya dimana akan kembali bermekaran di musim semi. Seperti μ’s, hidup Honoka telah berubah banyak akibat hampir ditutupnya sekolah mereka. Dia lalu menemukan bahwa menjadi School Idol adalah langkah yang tepat untuk menyelamatkan sekolah sekaligus melakukan sesuatu yang ia sukai. Honoka, didampingi oleh Kotori dan Umi, bertemu dengan teman-teman baru dan bersama, mereka membuat tempat untuk mereka semua. Bersama, mereka berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan Love Live, sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya oleh mereka pada awalnya, namun mereka sungguh melakukannya! Semuanya terjadi karena mereka semua berjuang sekuat tenaga sekaligus menikmatinya dengan senang sehingga mereka dapat bersinar terang dalam waktu mereka yang terbatas, seperti sakura yang bermekaran dengan indah dalam waktu hidupnya yang singkat.

Catatan: Seseorang sesungguhnya telah mereferensikan hubungan μ’s dengan sakura, Mimorin dalam komentaranya saat Final Live menyatakan bahwa sakura paling indah ketika kelopaknya berguguran dan diterbangkan oleh angin. Dia merujuk pada μ’s sebagai bunga yang mekar dengan indah dan sekarang akan berguguran dengan indah juga. Setidaknya, saya yakin, salah satu VA punya pikiran yang sama dengan saya. lol

Catatan2: Emitsun juga membicarakan bahwa hari saat Final Live adalag juga ketika sakura mulai bermekaran dan berguguran. Persembahan yang bagus untuk Final Live.

Untuk para pembaca yang masih setia membaca tulisan ini sampai sekarang walaupun harus menunggu cukup lama, saya sebagai salah satu dari penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya dikarenakan keterlambatan ini. Terimakasih karena sudah menunggu dengan sabar untuk bagian terakhir dari analisa ini.

Dan sampai bertemu di tulisan berikutnya yang akan membahas tentang Aqours…

Regards,
Soyo, Himizu, Riku & Kasturi

In Case You Missed It...