March 19, 2017 — 610 views

[ANIVIEW] Menjadi Berbeda di Demi-chan Wa Kataritai

Rekomendasi: Akting para pengisi suara yang apik, latar dan musik yang sederhana serta pembagian adegan yang tidak berlebihan membungkus interaksi karakter mengalir alami, yang merupakan jiwa dari drama keseharian.

Tidak Direkomendasikan Untuk: Yang mencari drama kelam, progresi plot yang rumit, kualitas visual KyoAni, Adu Superpower seperti kartun-kartun sebangsanya.

Preface: Sebenarnya masih ada satu episode lagi yang harus ditonton, tapi episode 11 sudah memberikan penutup yang sangat memuaskan. Semoga redaksi JOI menulis resensinya kelak.

Tidak ada di gambar: Takahashi-sensei

Dari Great Teacher Onizuka, Kinpachi-sensei, sampai Denpa Kyoshi, Drama sekolah memang bukan hal baru apalagi kalau menyangkut tentang dinamika guru-murid dari yang inspiratif hingga erotis. Tapi apa yang sebenarnya membuat kehidupan Takahashi-sensei dan ketiga muridnya layak disaksikan?

Diangkat dari manga berjudul sama, Anime ini berkisah tentang seorang Takahashi Tetsuo, guru biologi yang memiliki ketertarikan tentang fenomena Siluman yang mulai berbaur dengan kehidupan masyarakat. Pertemuan pertamanya dengan Siluman ialah dengan seorang siswi bernama Takanashi Hikari yang memiliki ciri vampir dalam dirinya. Tidak se-spektakuler seperti misalkanlah, ehm, portal dunia lain, tangan setan, atau perjodohan yakuza dasar laut.

Lantas, apakah Hikari ialah satu lagi vampir yang diciptakan berlatar belakang spesial? Tidak, Hikari-chan ialah vampir-vampir yang selama ini kita kenal lewat Dracula dan anak-anaknya.

Yang membuatnya spesial ialah betapa terbiasanya kita dengan vampir seperti ini.

Sebelum dua siswi dan satu guru kemudian, pertemuan pertama mereka langsung menaruh gagasan jelas kalau Siluman yang dimaksud ialah kelainan fisik yang sangat tidak lazim dimiliki oleh manusia. Tanpa eksposisi panjang lebar, dan sekali lagi, tanpa hal yang spektakuler.

Dan melalui lensa Takanashi-sensei, kita diajak untuk mengerti akan kebiasaan-kebiasaan Hikari yang mengerti akan perbedaannya dengan teman sebayanya dan bertentangan dari label Siluman yang ia miliki, justru memiliki pergaulan yang sehat dengan teman-teman sebayanya. Malah, keberadaan Hikari dalam kehidupan Takahashi-sensei menjadi lebih dari sekadar jembatan pengenal ketiga manusia khusus lainnya di sekolah.

ASAHI WA NOBORUUUU YEAAAAAHHH

Kyouko Machi berperan lebih dari sekadar kewajiban seorang mangaka untuk menaruh karakter murid yang tertarik untuk menjalin hubungan romantis dengan sang Guru. Sebagai anomali yang jauh lebih langka (dan secara fisik paling jelas berbeda) dari keempat tokoh utama kita, tentu hal ini berpotensi mengundang rasa penasaran atau mungkin keraguan antara manusia di sekelilingnya.

Namun seiring waktu, yang kita saksikan justru ialah perkembangan seorang gadis yang ingin bergaul dan jatuh cinta layaknya gadis-gadis remaja sepantarannya dan semua ini terjadi tanpa melepaskan identitasnya sebagai seorang Dullahan. Bahkan, penerimaan ini terjadi karena inisiatif Machi yang menerima dahulu dirinya sendiri seperti apa adanya dan mengerti untuk menjelaskannya juga kepada orang-orang di sekitarnya.

Siapa youkai yang paling berani? Yuuki Onna #hehe

Dengan porsi fokus yang lebih sedikit dari dua Siluman di atas, lantas bukan berarti perkembangan karakter Yuki Kusakabe dan Satou Sakie tidak kalah menarik untuk dibahas. Tidak semua orang memiliki garis start dan kepercayaan diri yang sama, namun bukan berarti mereka tidak mungkin menerima taraf perhatian yang sama seperti yang mereka dambakan.

Ketidaktahuan dan keengganan ialah akar dari masalah Yuki Kusakabe, yang sampai menjauhkan dirinya dari orang-orang akibat tidak tahu bagaimana memperlakukan lotere kelainan yang ia terima ini. Dan ketika ia melepaskan rasa enggannya untuk belajar, barulah kita dapat menyaksikan sisi-sisi manusiawi yang membuatnya menjadi jauh lebih manusia daripada labelnya sebagai seorang Siluman.

Digarap dengan brilian, Satou Sakie memperkenalkan lembar kehidupan seorang succubus yang lebih dari sekadar obyek pemuas nafsu.

Kehidupan Satou Sakie sendiri pun memberikan kita petunjuk akan potensi-potensi berbahaya yang ditimbulkan oleh kelainan ini tanpa harus dengan klisenya berkembang sebagai seorang antagonis. Siluman ialah fenomena yang sangat baru di dunia mereka, dan di sini pesan utama yang ingin disampaikan oleh Demi-chan Wa Kataritai semakin bersinar. Apabila Satou Sakie tidak bertemu dengan Takahashi-sensei dan mencoba untuk bahu-membahu dalam mengerti kelainannya, mungkin selama hidupnya ia akan mengalami ketakutan akibat tidak adanya upaya untuk sama-sama memahami perbedaannya dari golongan manusia biasa di dunia itu.

Dan semua ini tidak lepas dari kemauan Takahashi Tetsuo untuk belajar memahami dan mengerti mereka yang berbeda darinya yang berdiri dari sudut pandang khalayak umum. Apakah pengertian dan empati masih relevan di hadapan perbedaan paling absurd sekalipun? Anime ini menganggukan kepalanya dengan sangat optimis.

  • Riki Shikato

    sasuga marsh-sensei…

    • adriennemarsh

      kata ayah jangan malu dengan kemaluan

  • F.N

    lelaki tertangguh dari yang tangguh

    • adriennemarsh

      Pria Punya Selera.

  • Mahbub Shahapi

    anime ringan dengan makna yang mendalam.

In Case You Missed It...