July 17, 2014 — 768 views

[First Impression] Aldnoah. Zero

Fiat iustitia ruat caelum.


In a nutshell

Dari awal mula, bahkan sebelum mulainya season ini, Aldnoah. (Kenapa ada titiknya?) Zero sudah jadi salah satu anime yang paling dinantikan untuk season ini, dengan keterlibatan beberapa nama besar seperti A-1 Pictures, Gen Urobuchi, dan Hiroyuki Sawano. Saya sendiri juga ikut kena hype. (Walaupun untuk alasan yang berbeda) Lalu, bagaimana hasil hype tersebut?

“You are already screwed”

Bayangkan situasi yang bisa membuat kamu putus asa.

Sudah? Sekarang bayangkan situasi tersebut 100 kali jauh lebih buruk dari yang kamu pikirkan.

Ok? Dan tidak ada orang yang bisa menolong kamu.

Itu keadaan manusia di Aldnoah. Zero.

Untuk segala pembantaian karakter yang dilakukannya hingga mendapat nickname Urobutcher, jarang orang memberikan Gen Urobuchi kredit untuk kemampuannya dalam membuat premis cerita yang menarik, dan mengembangkan dunia dimana premis tersebut dapat bekerja. Seperti yang dilakukannya dengan Suisei no Gargantia, dunia Aldnoah Zero terasa fresh, namun tetap bermain dengan elemen-elemen yang lebih familiar- jika Gargantia memiliki kesamaan dengan Waterworld, maka Aldnoah Zero adalah Mobile Suit Gundam versi Urobuchi. Episode pertama membawa alur cerita yang sudah seringkali dilihat dan membawanya ke arah yang tidak mudah ditebak. Di akhir episode pertama, and akan ingin melihat episode berikutnya, sambil bertanya “Bagaimana caranya mereka bisa keluar dari situasi itu?” .

Stop killing my QT characters

Secara visual, konsistensi animasi A-1 tidak dapat diragukan lagi. Everything looks nice. Konsep character design oleh Shimura Takako (Hourou Musuko, alasan saya hype) terlihat bagus untuk animasi, dan feel innocent-shoujo dari desain karakternya mengkontras baik dengan hal-hal… mengerikan yang terjadi di serialnya. (Saya hanya bisa bilang… kalo disuruh tinggal di dunia ini, saya ogah.)

Dengan arah cerita yang diambilnya, mudah untuk melupakan bahwa Aldnoah Zero adalah anime mecha. Dan sebenarnya dunia Aldnoah Zero tidak terlalu menjustifikasi adanya mecha humanoid, paling tidak untuk sisi manusia bumi. (Toh mau robot ato pesawat juga sama aja ga mempan.) Walaupun begitu, mechanical design oleh Kenji Teraoka (Valvrave, Gundam 00, Code Geass) terlihat sangat menarik- terutama kontras antara mecha pasukan Bumi dan Mars. Betapa alien pasukan Mars tercermin pada desain mecha dan kastil mereka, dan semakin memperjelas poin bahwa mereka sudah sangat berbeda dengan manusia bumi. Di sisi lain, mecha pasukan bumi terlihat keren- namun bagaikan tank yang sedang melawan UFO dibandingkan Kataprakht Mars, dan tidak lebih kuat dari sebuah GM. (Tapi ide ada skirt di kaki untuk terbang- walaupun terbatas itu keren banget, saya akui.)

Sementara itu, kabar gembira bagi fans Hiroyuki Sawano adalah hype anda tidak sia-sia. Komposisi musik untuk serial ini, menurut saya, adalah salah satu karya terbaiknya hingga saat ini. Musik gubahannya membantu menghantarkan perasaan keputusasaan tanpa jalan keluar yang ditampilkan dengan sangat baik- disambung dengan score yang membuatmu percaya bahwa masih ada harapan, walaupun kecil…. disambung lagi dengan keputusasaan.

Should you watch this?

YES!

Watch if you like: Sci-fi, Mecha, Mobile Suit Gundam, Turn A Gundam, After War Gundam X, Victory Gundam, Hiroyuki Sawano, Urobutcher, Suffering, that episode of MS IGLOO II with the White Ogre Zaku.

Avoid if you don’t like: Suffering, unneccessary suffering, the same story all over again.

Aldnoah. Zero membawa tema-tema yang sudah sering dilihat namun membawanya ke arah-arah yang baru dan menarik, serta digarap dengan kualitas mumpuni.

Aldnoah Zero, seperti Kill la Kill, bukan sesuatu yang menciptakan konvensi baru, tetapi membuat ide-ide lama terlihat menarik kembali, dan itu merupakan kekuatan utamanya. Fans berat cerita sci-fi dan mecha akan dapat menikmati serial ini dari premisnya saja, dan penonton reguler akan mendapat tontonan menarik yang digarap dengan kualitas baik.

Namun pada akhirnya, seperti cerita-cerita lain dengan premis dan konsep menarik, sukses atau tidaknya Aldnoah Zero tergantung pada eksekusi- secara tampilan dan musik menurut saya sudah cukup berhasil, sehingga sisanya berada di tangan pada writer untuk mengembangkan dan mengeksplorasi potensi cerita di dunia yang sudah mereka buat ke arah logisnya, tanpa mengkompromi aturan-aturan yang sudah mereka buat di dunia tersebut.

Satu hal yang pasti: tidak ada Gundam. Tidak ada Ultimate Nullifier. Tidak ada deus ex machina untuk tiba-tiba menyelamatkan para karakter dari apa yang akan datang. Hanya diri mereka sendiri. All that’s left is to see how justice will be done, even after the heavens have fallen.

Aldnoah. Zero dapat ditonton legal secara simulcast dengan sub Bahasa Inggris di website DAISUKI dan channel YouTube mereka.

Disclaimer: all pictures and properties belong to their rightful owners, and not me.

Aldnoah. Zero is property of Aniplex, A-1 Pictures, TROYCA, Nitroplus, Olympus Knights & others.

Mars Attacks! is property of Topps & Warner Bros. Pictures.

In Case You Missed It...