September 6, 2016 — 400 views

[Mid Season Review] : DAYS(TV)

Hello guys~ setelah gak nulis disini selama 5 bulan dikarenakan kesibukan direal, akhirnya saya kini bisa kembali menulis artikel lagi disini (YEY!!) (Siapa lu?).

postimage

Kali ini saya ingin membahas anime dengan judul DAYS(TV), sebuah anime sport dengan tipikal namun entah kenapa saya ingin terus menontonnya.

Sinopsis : Seri ini menceritakan tentang 2 orang anak lelaki, Tsukushi dan Jin. Tsukushi adalah seorang anak tanpa bakat apapun, sedangkan Jin adalah seorang jenius. Suatu hari Jin mengajak Tsukushi untuk bermain futsal bersamanya dan pada akhirnya Tsukushi masuk kedalam dunia sepak bola. (Source : MAL with editing by me).

TIPIKAL…TIPIKAL..TIPIKAL… itu adalah kalimat pertama yang saya keluarkan ketika melihatnya di Neregate.
Tapi walaupun tipikal saya tetap menontonnya, bukan karena saya ingin ngemaso tapi saya memang cukup tertarik dengan anime sports, dan juga karena saya sangat suka melihat orang-orang bekerja keras, dan kerja keras mereka terbayarkan.

Kali ini saya akan memulai dari karakter (saya hanya akan menjelaskan 2 karakter utama disini, dan mengkalkulasi score akhirnya sebagai acuan dari score akumulatif pada penokohan):
-Tsukushi Tsukamoto
Karakter pada anime ini ternyata tidak seperti yang saya bayangkan seluruhnya, namun pada team Seiseki ini, setidaknya saya bisa melihat beberapa karakter yang saya bayangkan sebelumnya, mungkin jika kalian pernah membaca review saya tentang Childhood Memories :Aoki Densetsu Shoot! pada artikel sebelumnya, mungkin kalian akan mengerti bayangan karakter yang saya bayangkan ketika melihat anime ini, yup karakter maskulin dengan perawakan lebih dewasa dari umurnya memang cocok sekali dengan tema sports.
Namun ternyata yang adalah karakter utamanya sejenis dengan Yowamushi pedal , Sakamoto Onoda.
Walau begitu ternyata mereka adalah 2 MC yang serupa tapi tak sama, walau sama-sama memiliki badan kecil dan diremehkan, Tsukushi disini sendiri memiliki sebuah tekad yang luaaaar biasa besar bahkan, pressure yang ia terima dari rekan-rekan setimnya pada episode awal dan rasa bersalah yang ia miliki terhadap rekan-rekan sesama juniornya telah membuatnya bekerja keras berkali-kali lipat dari junior yang lainnya, sedangkan Onoda sendiri dia memiliki partner dan teammates yang selalu mensupportnya dengan baik serta dengan adanya support dari karakter Shoukichi Naruko menjadikan Onoda memiliki beban yang lebih ringan jika dibandingkan dengan Tsukushi sendiri.
Mari kita kembali ke DAYS, diawal-awal episode kita selalu dibuat tercengang dengan apa yang dilakukan oleh Tsukushi agar bisa masuk kedalam team sepak bola Seiseki, mulai dari menyelesaikan 100 putaran dilapangan hingga larut malam, hingga berlari setiap hari tanpa ada yang mengetahuinya (namun hal ini telah dijelaskan di beberapa episode kedepannya). untuk hal ini saya akan memberikan score 8/10 untuk karakter Tsukushi.

-Kazama Jin
Seorang yang dianggap sebagai jenius sepak bola ketika masa SMP dan sudah dipanggil untuk training camp tim nasional junior, Namun sayangnya Kazama sendiri tidak memiliki hal yang terpenting yaitu “Hasrat” untuk bermain sepak bola yang sesungguhnya, sampai ia bermain futsal bersama Tsukushi. ia sendiri sampai tercengang dengan apa yang dilakukan Tsukushi dan pada akhirnya membangkitkan kembali “gairah” sepak bolah didalam dirinya yang selama ini tertidur (hal ini juga sudah dijelaskan ketika episode awal-awal anime ini, dan masih terus dijelaskan sampai dengan episode minggu kemarin).
Talented, Ganteng,Blonde? yup semua hal yang dipaling dicari-cari oleh cewek ketika masa SMA mereka, namun sayangnya walau begitu ia tidak terlalu terbawa suasana dan mungkin karena ini tipikal shonen genre jadinya suasa tersebut sangat jarang dijelaskan ato diperlihatkan. untuk karakter ini saya berikan 7.3/10

Total Score untuk karakter : 7.65/10

Alur cerita (Story) :
Sebuah cerita tipikal yang cukup bisa ditebak namun memiliki unsur menarik lainnya yang mungkin saja cukup jarang ditemui dianime-anime sport masa kini.
Alur cerita yang sepertinya akan mengalami kekalahan diawal lalu balas dendam di winter cup atau turnament yang lainnya, atau bisa juga langsung mendapatkan kemenangan namun kehilangan motor pergerak tim sepak bola dan hal-hal lainnya yang biasa kita temukan dianime sport jaman bahula. yang menarik disini adalah perkembangan Tsukushi yang dalam setiap episodenya seolah-olah menjadi lebih baik dari sebelumnya, padahal dia tidak mengalami perubahan yang cukup signifikan, menjadikan hal ini menarik dalam cerita ini.
Seperti yang kita ketahui, Tsukushi adalah anak yang pemalu,dan somehow im thinking he is klutz. Dan ia juga tidak memiliki banyak teman ketika masa SMPnya,karena ia sibuk menemani ibunya yang bekerja ditempat penitipan anak dan juga ibunya mengalami kelumpuhan pada bagian bawah tubuhnya. Dari beberapa episode yang tayang baru satu kali kita melihat ibunya Tsukushi dan ternyata dia itu MILFeh..maksudnya Ibu yang bisa didambakan dan sampai saat ini kita belum belihat kehadiran ibu Tsukushi tribun penonton.
Chikako Ubukata, seorang gadis normal yang benar-benar menjadi savior, yupz savior, karakter ini terlihat cukup random ketika ia merasa terusik dengan kegiatan Tsukushi yang berlari keliling sekolah dari pagi hari sebelum latihan dan sore hari ketika latihan selesai serta pada hari libur.
Pace dicerita ini benar-benar membawa kita melihat pada sisi Ubukata yang dulunya memiliki passion yang cukup besar namun hilang begitu saja, ini terlihat seperti kita melihat diri kita yang lain sedang melakukan hal yang paling ingin kita lakukan namun tidak bisa kita lakukan karena kita takut akan gagal lagi lagi dan lagi.
Perubahan sisi pandang dalam beberapa episode mengakibatkan saya menjadi sangat-sangat bersemagat ketika DAYS update, menjadikan anime ini sangat dynamic, bisa saja dari sebuah pertandingan yang seru pace tiba-tiba menjadi agak menyedihkan namun bisa saja dipertandingan yang menyedihkan pace mendadak saja naik ke tingkat tertinggi yang mengakibatkan atmosfir yang ada masuk kedalam alam bawah sadar kita, seolah-olah kita sedang melihat pertandingan sepak bola dimana score yang 0-0 berubah menjadi 0-1 ketika loss time babak kedua, rasanya itu sepertiii makan cabe rawit tanpa gorengan.
Pace yang cukup bagus ini menjadikan saya untuk memberikan score 8.9/10.

SONG THEME
Song theme pada OP maupun ED memiliki sebuah kekhasan yang luar biasa, dimana OP memiliki semagat yang membara seakan-akan menarik kita untuk menonton anime tersebut dengan fokus 100% dan ED yang memiliki musik yang benar-benar bisa dikatakan bahwa apa yang kita lihat itu adalah kenyataan atau tepatnya bisa terjadi didunia nyata.
score pada theme song ini adalah yang tertinggi, yaitu 9.3/10.

Summary :
Lalu apakah anime ini pantas direkomendasikan?
Jawabannya adalah jika kalian ingin melihat hasil kerja keras dari seseorang from zero to hero maka ini adalah anime yang tepat, begitu pula jika kalian ingin mencari filler anime yang cukup bagus ini adalah pilihan terbaik, dimana pace yang dibawanya bisa kita gunakan selingan dari berbagai genre anime yang akan kita nonton berikutnya, atau bisa juga sebagai cleaner dari anime baper yang sebelumnya kita tonton.
Just grab your popcorn and see the people hardwork become real then you will be relivied you are not hardwork more to get what you want become real.

Sekian kata, dan terima kasih~

In Case You Missed It...