July 17, 2014 — 349 views

[Kehidupan di Jepang] Festifal Yosakoi

Musim panas telah tiba, yang pastinya yang ditunggu-tunggu adalah anime baru. Sekarang kita akan membahas tentang anime musim panas yaitu “Hanyamata” . “Hanyamata” bercerita tentang seorang perempuan berumur 14 tahun yang bernama Naru Sekiya, dia berpenampilan normal, kecerdasan normal dan normal dalam seni dan olahraga. Pada suatu malam yang diterangi sinar bulan dia bertemu peri. Gadis asing yang kemudian menuntun Naru Sekiya kedunia yang tidak pernah diketahui oleh Naru, yaitu tarian “Yosakoi”

Nah mungkin kita berpikir, apasih itu Tarian Yosakoi ? kita sebagai warga Indonesia pasti bertanya-tanya tentang tarian yang berasal dari Negara sakura tersebut.
Yosakoi adalah tari dengan ciri khas gerakan tangan dan kaki yang dinamis. Tarian yang dikembagkan sebagai bentuk modern dari musim panas yaitu Awa Odori. Saat menari, penari membunyian perkusi dari kayu yang disebut “Naruko”

Dalam satu kelompok penari “Yosakoi” para penari menggunakan kostum berupa happi atau yukata. Kostum yang dgunakan sesuai dengan selera masing-masing kelompok yang menampilkan tarian Yosakoi yang tampil dengan keunikan masing-masing. Musik yang mengiringi penari merupakan

campuran music daerah yang dicampur dengan music rock, samba, disko, enka, atau genre music yang lain sesuai selera, namum harus ada memasukkan melodi “Yosakoi Naruko Odori”

Gambar 1 : Happi, Gambar 2 : Yukata

Asal usul dari Yosakoi adalah Yosakoi (夜さ来い) yang mempunyi arti “datanglah kau malam ini” . Menurut kisah lain, kata Yosakoi dari seruan pekerja banguan ketika membangun istana Kochi dimasa pemerintahan Yamauchi Katsutoyo. Mereka Menyerukan “Yoisho Koi, Yoisho koi” agar bersemangat ketika mengangkati bahan bangunan. Istilah Yosakoi pastinya bulan dialek Tosa (dialek kota Kochi). Orang Kochi menyebut malam sebagai ban, sementara kiya / kiiya untuk datanglah.
Kemungkinan, kata Yosari koi berasal dari bahasa jepang kuno abad ke-9

In Case You Missed It...