January 2, 2016 — 2195 views

Yang Tersirat dari Bokutachi wa Hitotsu no Hikari (Bagian 2)

Halo, jumpa lagi dengan saya ‘yang ditugaskan untuk mengepos tulisan ini oleh penulis’… Anggap saja ini hadiah tahun baru bagi yang membaca (dan untuk saya sendiri tentunya) dari penulis. Baiklah tanpa basa-basi lagi mari kita lanjut ke bagian 2.

Seperti yang sudah dibahas pada sebelumnya, bagian satu hanya membahas tentang bunga-bunga yang diperlihatkan pada saat ‘close up’ masing-masing anggota μ’s. Dan untuk bagian 2 ini akan di bahas beberapa bunga lain yang juga muncul di video Bokutachi wa Hitotsu no Hikari namun belum terbahas di bagian sebelumnya.

Bunga Lotus Sebagai Panggung

Masih ingat dengan bagian ini?

Ya, video dari Bokutachi wa Hitotsu no Hikari diawali dengan sebuah kuncup bunga besar diantara kumpulan bola-bola yang bersinar. Dengan mekarnya bunga besar ini, terlihatlah bahwa wujud asli dari bunga raksasa dengan mahkota berwarna pink yang mekar perlahan ini sebenarnya adalah sebuah panggung.

Dilihat dari bentuknya, terlebih dari susunan dan warna mahkota nya, terlihat bahwa bunga raksasa yang merupakan panggung ini mirip dengan bunga lotus. Terlebih lagi, terlihat ada efek seperti riak air yang terlihat saat memasuki bagian koreografi dari lagu ini yang mungkin menandakan bahwa panggung yang digunakan memang berdasarkan bunga yang tumbuh di air seperti lotus. Selain itu, negara jepang memang terkenal cukup kuat dipengaruhi unsur-unsur Buddhisme.

Bunga lotus melambangkan kesucian, baik perkataan, tubuh maupun pikiran. Bunga ini muncul dari kolam yang kotor. Namun bunga lotus tak terkotori oleh lumpur dari kolam tempat ia tumbuh sehingga ia diyakini sebagai lambang semangat, kecantikan, dan kesuburan.

Selain itu, bunga lotus juga diyakini sebagai lambang kelahiran kembali dan kebangkitan. Hal ini dikarenakan bunga lotus menyeruak dari permukaan air saat pagi hari, kemudian mekar sementara waktu sebelum ia kembali tenggelam di bawah permukaan air untuk kembali menyeruak dan mekar kembali di pagi berikutnya, mirip seperti apa yang disampaikan Yukiho dan Arisa pada bagian akhir dari film layar lebar Love Live! tentang μ’s yang berhasil membuka era baru bagi ‘School Idol’ sebelum mereka bubar dan memberikan tongkat estafet untuk generasi sesudah mereka.

Kembang Sepatu (Hibiscus)

Hibiscus rosa-sinensis lebih dikenal sebagai kembang sepatu tersemat pada bando masing-masing anggota μ’s (dengan pengecualian Nico yang mana digunakan sebagai pin pada rambut). Bunga ini lebih sering dikenal sebagai ratunya bunga daerah tropis dan merupakan salah satu bunga yang cukup menarik dalam hal simbolisme dan bahasa bunga.

Secara umum, Kembang sepatu digunakan sebagai simbol keindahan dan kecantikan.

Namun, bunga ini sebenarnya memiliki simbolisme dan arti yang cukup bervariasi. Bahkan simbolisme bunga ini dari dua daerah yang masih berdekatan saja masih terdapat variasi pengertian yang cukup berbeda.

Di Jepang, kembang sepatu digambarkan sebagai simbol dari kelembutan. Sementara negara-negara di daerah Asia tenggara meyakini bunga ini sebagai simbol dari kesempurnaan.

Selain itu, kembang sepatu juga merupakan salah satu bunga yang memiliki variasi warna mahkota yang cukup beragam.

Lalu, apa yang menarik dari variasi warna mahkota bunga ini? mungkin sebagian sudah ada yg bisa menebak-nebak?

Jika diperhatikan, masing-masing anggota μ’s memiliki warna khas nya masing-masing. Dan menariknya, ke 9 warna khas masing-masing anggota μ’s ini termasuk dalam variasi warna yang dimiliki oleh kembang sepatu. Sehingga mungkin saja, bunga ini juga menyampaikan pesan bahwa μ’s terdiri dari orang-orang yang berbeda baik sifat maupun karakter, namun mereka semua tetap satu.

Lalu, mengapa kembang sepatu yang disematkan pada kostum mereka hanya terdiri dari satu warna yang sama (merah muda)?

mungkin menyesuaikan dengan warna utama kostum yang mereka gunakan? mungkin untuk lebih menekankan bahwa mereka satu? mungkin karena warna tersebut merupakan salah satu warna kembang sepatu yang paling umum? mungkin saja.

Bibit Dandelion yang Beterbangan

Memasuki bagian ‘chorus’ pertama dari lagu ini, terlihat ada titik-titik putih kecil yang beterbangan. Pada gambar di atas mungkin tidak terlihat cukup jelas.

Namun, titik-titik putih kecil ini terlihat cukup jelas pada beberapa bagian. Contohnya seperti pada gambar di atas yang berdasarkan bentuk nya yang cukup khas, dapat diperkirakan bahwa bintik-bintik putih tersebut adalah bibit dari Dandelion.

Dandelion secara umum memiliki 2 makna yang menggambarkan siklus hidup dari bunga ini. Makna yang pertama menggambarkan ‘pelepasan’ yang berdasarkan lepasnya bibit-bibit dandelion dari kepala bunga dan makna kedua yang menggambarkan ‘awal yang baru’ yang lebih menekankan pada bibit-bibit dandelion yang terbang terbawa oleh angin setelah lepas dari kepala bunga utama.

Makna dari bunga ini juga cukup berhubungan dengan lotus yang telah disebutkan sebelumnya. Jika menggunakan suatu pengandaian, maka μ’s merupakan sebuah bibit dandelion.

Berawal dari sebuah bibit kecil yang tumbuh perlahan-lahan yang lama kelamaan semakin besar. hingga akhirnya mereka mencapai kesuksesan seperti sekarang dan menjadi sebuah dandelion yang mekar.

Namun, seperti dandelion juga lah, ada saat nya ia rontok, namun itu takkan terjadi sebelum sang dandelion melepaskan bibit-bibit dandelion yang baru.

Selain itu, dandelion juga memiliki makna lain. Ia merupakan sebuah ‘hadiah’ kepada seseorang yang dicintai. Sebuah hadiah yang memberikan kebahagiaan dan sebuah tanda akan kesetiaan.

Bibit-bibit dandelion ini telah beterbangan dimulai dari chorus pertama bokutachi wa hitotsu no hikari. Namun, darimanakah bibit-bibit dandelion ini berasal?

Dengan ini, hampir semua bunga pada video Bokutachi wa Hitotsu no Hikari telah dibahas. Namun, karena beberapa alasan, masih ada beberapa bunga lagi yang belum sempat dibahas yang mungkin akan di bahas lain waktu.

Sampai jumpa di bagian berikutnya(?)

BONUS: TRIVIA

Jika diperhatikan secara lebih teliti, dandelion sebenarnya memiliki tempat khusus pada seri Love Live!, mengapa?

Ya, gambar ini diambil bukan dari film layar lebarnya sendiri, namun diambil dari lagu penutup animasi TV musim pertama nya. Menandakan bahwa
penggunaan makna dan simbolisme dari bunga dandelion ini sudah cukup terencana dari jauh hari.

In Case You Missed It...