June 21, 2015 — 319 views

[Review] Tree of Savior

Tree of Savior adalah judul game yang dikabarkan sebagai penerus spiritual game Ragnarok Online yang pernah mendunia dan pernah populer di Indonesia awal era 1990-2000.

Game MMORPG (Massive Multi Online Role Play Game) ini dibuat dan dikembangkan oleh IMC Studio, berpusat di Seoul, Korea Selatan.

Rumor ini semakin nyata setelah diketahui bahwa desain dan background game ini disutradarai oleh Kim Hakkyu, produser dan penulis dari original game Ragnarok Online.

Walau kelihatan memiliki nuansa yang sama dengan Ragnarok Online, game ini mempunyai sistem, video graphic dan cara permainan yang berbeda sama sekali.

Uniknya, gamer tidak memulai game sebagai novice seperti di Ragnarok Online. Gamer bisa langsung memilih empat basic job, antara lain, swordman, archer, mage dan cleric.

Dari empat basic job ini gamer bisa mengembangkan avatarnya ke job tertentu di level yang lebih tinggi. Jadi memilih job pertama sangat penting. Terdapat 50 jobs dan 6 hidden job yang bisa dieksploitasi sesuai kebutuhan dan tujuan gamer.

Di Tree of Savior gamer bisa melihat game avatar (character) lebih hidup dan dinamik dibandingkan avatar Ragnarok Online. Avatar bisa berlari atau berjalan. Selain itu, avatar memiliki ekspresi atau mulut sehingga lebih hidup.

Tree of Savior mempergunakan sistem hack ‘n slash yang hampir sama dengan Ragnarok Online. Sehingga veteran gamer RO akan langsung terbiasa jika memainkan Tree of Savior.

Salah fitur unik di Tree of Savior yang menarik perhatian saya adalah job Squire dan Centurion.

Squire adalah job lanjutan dari swordman yang merupakan hybird dari merchant dan mastersmith. Keunggulan job ini adalah bisa mendirikan basecamp dan memperbaiki senjata atau armor. Job ini cocok sebagai strategic supporter.

Centurion memiliki keunggulan bisa mengatur formasi tempur atau berfungsi sebagai komandan dari party saat hunting. Job ini sangat penting jika ingin mengalahkan BigBoss monster.

Disisi lain, Tree of Savior banyak dipengaruhi oleh elemen game Granado Espada. Dimana berlaku sistem barrack. Gamer bisa menyimpan atau mensave avatar dalam jumlah banyak sesuai kapasitas barrack. Dulu saat bermain Ragnarok Online hanya bisa mensave 3 avatar saja.

Grando Espada juga game MMORPG yang dikembangkan oleh IMC Studio.

Sebagai game penerus Ragnarok Online, Tree of Savior tidak akan lengkap jika tidak ada accesoris atau headger yang membedakan avatar satu sama lain. Oleh karena itu dikabarkan terdapat ribuan accesoris atau headgear yang bisa didapatkan gamer melalui hunting atau quest, seperti gambar diatas.

Secara garis besar Tree of Savior memang pantas sebagai game yang ditunggu-tunggu oleh para gamer di tahun 2015 ini.

Kabarnya game ini akan dilisensi di Indonesia oleh Gemscool. Kelihatannya game ini bisa dimainkan dengan sistem voucher atau sistem Telkomsel point atau direct order melalui BCA atau Mandiri.

Gemscool.com

Gemscool payment sistem

Referensi

Tree of Savior website

Tree of Savior facebook

MMOSITE website

Tree of Savior fanbase website

Tree of Savior review (English)

In Case You Missed It...