May 13, 2015 — 5962 views

Masih bisakah kita anggap serius Sports Anime?

Satu genre yang saya sangat suka dari anime adalah Sports Anime. Saya sendiri pun sangat suka olahraga, dan sangat suka melihat sesuatu yang tidak biasa kita lihat di dunia asli dijadikan nyata dengan goresan gambar yang dibuat oleh orang.

Captain Tsubasa, Slam Dunk, Rookies, Big Windup, adalah beberapa sports anime yang saya sangat suka. Terutama Big Windup, atau Ookiku Furikabutte! sebagai penggemar baseball, saya sangat suka anime ini. Anime ini menggambarkan baseball secara sangat realistis, mulai dari karakter, emosi, permainan, latihan, dan teknik.

Saya nonton anime ini tanpa pengetahuan bahwa fujoshi banyak yang mengomentari bahwa anime ini banyak BL implied nya. Setelah mengetahui itu, saya langsung punya pikiran aneh tentang anime ini. Saya tidak bisa menonton anime ini tanpa memikirkan tentang BL BL yang terkomentari oleh fujoshi fujoshi.

Ini yang ingin saya diskusikan. Saya tidak tau harus men-judge fujoshi yang sudah merusak pemikiran saya tentang sports anime atau all male cast anime lainnya. Tetapi saya tidak mau membahas tentang all male cast anime yang lain. Hanya sports anime saja, karena seharusnya yang saya ketahui, target demografi dari sports anime adalah mayoritas lelaki, walau perempuan juga bisa menikmatinya.

Contohnya, dari pengalaman saya Ookiku Furikabutte adalah anime yang sangat berat untuk orang yang tidak begitu mengenal baseball, karena unsur yang diberikan sangatlah realistis, seperti Abe, si Catcher yang selalu membicarakan tentang data batter batter yang harus dia hadapi yang saya sendiri terkadang kesulitan untuk mengikuti omongannya dia. Terkadang saya harus mengulang beberapa scene untuk mengerti apa maksud yang dia bicarakan. Banyak sekali istilah dan situasi dalam baseball yang sedikit sulit diikuti oleh orang yang tidak mengerti teori baseball. Maka dari itu, saya berpikir bahwa anime ini akan sedikit susah diikuti oleh banyak perempuan yang tidak begitu mengenal baseball. Karena saya berpikir akan terlalu berat untuk mereka untuk mengikuti anime ini.

Surprisingly, saya menemukan bahwa banyak perempuan yang suka anime ini, yang diantaranya adik saya. Jadi saya ajaklah nonton anime ini. Untungnya adik saya sedikit mengerti anime ini karena dia sempat main softball dulu waktu SMA, jadi saya bisa menikmati berdua nonton anime ini tanpa harus mendengar komentar komentar tentang BL yang terimplied dalam anime ini. Tetapi karena dia pun juga seorang fujoshi, saya sedikit mendengar beberapa komentar komentar BL implied. Saat dia membuka tumblr page nya, saya melihat banyak sekali post post BL dari anime kesukaan saya ini. Mungkin saya akan terdengar lebay, tapi saya betul betul merasa anime kesukaan saya ini jadi ternoda. Saya jadi tidak bisa menonton kembali anime ini tanpa membayangkan BL BL yang di post oleh fujoshi. Saya jadi tidak bisa menganggap anime yang sangat realistis ini serius.

Gambar seperti ini contohnya. Sebagai pemain baseball, saya mengerti apa yang dilakukan Abe(kiri) ke Mihashi(kanan). Dalam scene ini, Mihashi sangat terbebani oleh tugasnya sebagai pitcher, dan catcher adalah seseorang yang harus menanganinya sebagai team mate. Abe harus mengerti apa yang membebani Mihashi dan pada saat memegang tangannya Mihashi, sangat dingin, situasi yang sangat tidak boleh terjadi di Pitcher. Ini harus dilakukan oleh Abe untuk mengembalikan percaya diri dari Mihashi.

Dalam olahraga tim seperti baseball, tidak jarang kita menemukan situasi situasi “get together”, line line seperti “Believe in us!” karena itu normal dan satu tim harus dalam satu hati untuk mendapatkan chemistry yang tepat untuk bermain dengan bagus dan menang. Tetapi yang saya dapat dari banyak dari fujoshi adalah komentar komentar BL, yang menodai pikiran saya dari scene yang sangat bagus ini yang saya suka dan make sense!

Saya minta maaf untuk para fujoshi. Tetapi pada saat ada anime seperti ini yang dimana pencinta olahraga dapat menginvestasikan pikirannya ke dalam permainan yang dilakukan sangat baik dan situasi karakter yang digambarkan sangat bagus dan tepat di anime ini. Tolonglah dewasa sedikit dan pikirkan para pencinta baseball jika kalian post BL BL seperti itu.
Dan juga karena mereka, kita sebagai pencinta olahraga jadi tidak bisa menganggap sports anime serius lagi. Pada saat mendengar announcement untuk sports anime baru yang akan keluar, saya jadi berpikir “itu akan menjadi target BL baru oleh para fujoshi.” Yang membuat saya akhirnya tidak ada keinginan untuk menonton anime tersebut yang mungkin sebenarnya bagus tetapi pikiran saya sudah ternodai oleh judgement terhadap apa yang akan dilakukan oleh fujoshi pada saat anime itu keluar.

Tidak semua pegangan tangan, hurdle, cheesy lines yang keluar dari cowok kepada cowok lain adalah gay lines. Jadi jangan membuat segala sesuatu yang terjadi dalam all male cast anime adalah BL.

Jadi apakah kita masih bisa menganggap serius Sports Anime lagi?

In Case You Missed It...