July 16, 2014 — 847 views

[Ulasan Doujinshi] Inuzuka Bowl – Pilot Girl (Honoka x Maki)

Doujinshi karangan Inuzuka Bowl yang terbit di Comic Market Winter tahun lalu, mengambil cerita tentang hubungan antara Honoka dan Maki, dengan setting waktu dari anime Lovelive! musim pertama, episode 6, “Who is the Center?“, saat-saat mereka masih bertujuh, dimana Eli dan Nozomi belum bergabung ke grup μ’s.


Pengarang ini, sangatlah menyukai pasangan Honoka dan Maki, dengan konsep Maki yang bertepuk sebelah tangan kepada Honoka, dan belum bisa memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya.

Cerita disorot dari sudut pandang maki,
pada saat pertama kali ketemu honoka, dia anggap honoka itu orang yang rese,


kedua kali, orang yang keras kepala.. tapi ntah sejak kapan, dia mulai mengagumi keberaniannya untuk mengejar mimpi.

Adegan awal dibuka dari Hanayo, Rin dan Maki lagi ngobrolin tentang rencana masa depan, yang biasanya di SMU-SMU di Jepang memang diberikan kepada anak-anak muridnya, sebagai gambaran mau jadi apa setelah lulus SMU…


Saat ditanya Maki, si Hanayo jawab sebenarnya dia dulu sejak kecil pengen jadi penggambar buku anak-anak. Maki, tentunya sudah menentukan pilihannya, yaitu masuk Universitas Tokyo, atau masuk ke sekolah kedokteran. Pada saat itu, Rin bersin-bersin.

Keesokan harinya, Rin dan Hanayo tidak masuk sekolah karena sakit flu.

Sehingga akhirnya Maki harus makan siang sendirian, tanpa ditemani oleh kedua sahabatnya.

terus mulai kepikiran, ntah sejak kapan dia ga terbiasa sendirian… padahal dulu dia santai2 aja kalau sendiri… abis masuk μ’s dan latihan bertujuh tiap hari, rasanya ada yang kurang kalau sendirian..
Tidak lama, di lorong dia ketemu eli… eli nanya..

“kamu anggota dari school idol u’s kan?”

“memangnya kenapa?”

“kenapa kamu memutuskan jadi idol?”

“memangnya aku harus bilang alasannya kepadamu?”

“gak bisa jawab?”


“aku cuma ga mau bilang alasannya ke kamu!”

di dalam hatinya… maki jg bingung dengan alasan dia milih masuk school idol… Tanpa sadar dia sudah sampai ke ruang musik, dan teringat dengan pada saat pertama kali Honoka memuji permainan pianonya.

Honoka tiba-tiba datang dan memberikan lirik, lalu pada saat Honoka akan kembali ke kelas…

Maki menghentikannya, dan memohon dia untuk tinggal sebentar dan mendengarkan permainan pianonya.

Setelah selesai bermain piano, makinya curhat… kalau dia bingung dengan masa depannya… Sebenarnya sudah pasti dia menjadi dokter, meneruskan usaha keluarganya, tetapi..

Honoka bertanya,”memangnya kamu ogah menjadi dokter?”

Maki sendiri memang ingin menjadi dokter, tetapi dia juga tidak ingin membuang mimpinya di jalur musik.

Honoka, seperti biasa tidak terlalu berpikir jauh, dan bilang,”Kenapa tidak jalankan saja dua-duanya? Nanti pada saat kamu sudah menjadi dokter, sesekali perdengarkanlah permainan pianomu kepadaku, seperti hari ini.. Ya, meskipun kalau sudah jadi dokter pastinya kamu bakalan sibuk sih”

“aku suka dengan permainan piano maki, dan aku ingin mendengarkannya selalu” Jawab Honoka sambil senyum.

Melihatnya, Maki terpikir, kenapa sampai sekarang dia tidak sadar.. pada saat pertama kali ia menyentuh piano, dan juga waktu pertama kali dapat juara dua pas kontes.. Mungkin saat itu senyumnya seperti senyum Honoka saat ini.

Setelahnya, Maki tertawa dan bilang,
“Honoka saat ini kelihatan seperti kakak kelas ya”

“eh? memang kakak kelas kan!?”

terus maki bilang terima kasih,tapi honokanya ga kedengeran jelas.. terus honokanya minta diulang, dan ujung-ujungnya tetap ga dijawab sama Maki.

Honoka balik ke kelas, terus ketemu ama Kotori dan Umi, dan cerita tentang Maki yang tadi seakan-akan meremehkannya.
Kotori dan Umi hanya tertawa, seperti memaklumi perkataan Maki.
honoka bilang… “aduh, kayanya memang musinya nentuin leadernya”
terus ada adegan flashback ep yang mereka naek ke atap yang omongin soal leader dari season 1


terus akhirannya disorot maki, yang lagi megang lirik lagu kore kara no someday, insert song episode 6 Lovelive! musim pertama, sambil tersenyum.

Secara keseluruhan, saya sangat puas dengan cerita ini, selain gambarnya yang bagus, emosi dan kecintaan sang pengarang akan pasangan ini juga cukup tersampaikan. Cerita ini masih merupakan babak awal dari kisah Honoka dan Maki karangannya, dan saya tidak sabar sampai pada saatnya akan tamat nantinya.

Selain membuat cerita Honoka dan Maki, sebelumnya ia juga telah membuat cerita tentang Nozomi dan Eli, yang sudah dijadikan satu dalam buku berjudul Invisible Violet.

Sumber Sampel : http://www.pixiv.net/memberillust.php?mode=medium&illustid=40292711

In Case You Missed It...