January 14, 2015 — 608 views

[First Impression] Koufuku Graffiti… Opening Song

Tahun baru, anime baru! Mengawali tahun 2015, sudah mulai banyak anime baru yang mulai diputar mengikuti jadwal rilisan anime musim dingin. First impression tentunya mulai bertebaran. Mengikuti semangat tahun baru juga, saya jadi ingin ikut menulis first impression. Tapi karena sepertinya bakal banyak yang juga menulisnya, saya ingin menulis sesuatu yang beda. Bagaimana kalau… First impression dari lagu opening?

graf

Objek yang bakal saya bahas kali ini adalah “Koufuku Graffiti”. Kalau boleh jujur, saya sendiri belum nonton animenya. I’m planning to. By the way, kalian tahu gak perasaan saat nonton anime cuma karena soundtracknya yang keren? Terakhir kali saya mendapat perasaan seperti itu adalah lewat anime “Soredemo Machi wa Mawatteiru”, dimana Sakamoto Maaya membawakan opening “Down Town” yang merupakan sebuah cover mengasyikkan dari Tatsuro Yamashita. Soundtracknya juga dibawakan oleh Round Table, yang saya yakin baru kali ini mendapat kepercayaan sebagai komposer soundtrack. Loh, bukannya sudah sering ya bersama Nino? Ya, tapi bagaimana jika Kitagawa Katsutoshi dan Ito Rieko tampil dengan formasi utamanya? Saya rasa belum pernah dan ini cukup menarik.

graf

Okeee, malah jadi off-topic ya. Kembali ke “Koufuku Graffiti” dimana saya merasakan hal yang sama dengan anime “Soremachi”. Saya lebih dahulu suka dengan musiknya, lalu animenya belakangan. Sama seperti di “Soremachi”, opening anime produksi Shaft ini dibawakan oleh Maaya-san. Tapi ada sedikit twist, ternyata komposer dari lagu berjudul “Shiawase ni Tsuite Watashi ga Shitteiru Itsutsu no Houhou” ini adalah… Rasmus Faber!

graf

Saya sudah pernah menulis tentang bagaimana Rasmus dan Nakajima Megumi merupakan sebuah OTP penyanyi-komposer. Sayangnya, OTP tersebut sudah tidak begitu OTP lagi karena Mamegu hiatus dari dunia tarik suara untuk fokus sebagai seiyuu. But worry not, Rasmus masih punya OTP lagi, yaitu Maaya-san!

graf

Pertama-tama kita bahas dulu karya keduanya. Di EP “Driving in the silence” ada TIGA lagu yang digubah Rasmus bersama Frida Sundemo, penyanyi dan rekanan lama Rasmus. Nah ini sebenarnya menarik juga, karena album pertama Frida yang rilis di Jepang, “Dear, Let It Out” diproduseri oleh Rasmus. Lagu-lagunya cukup ringan, kalem, agak gelap, tapi terdengar indah. Hal-hal ini juga bisa dirasakan ketika mendengar beberapa lagu Maaya-san di EP ini, “Sayonara Santa”, “Melt the Snow In Me” dan “Kyokuya”. Ketiganya jelas-jelas bukan sebuah lagu dance pop.

Tapi untuk kasus lagu opening “Koufuku Graffiti”, ternyata sedikit beda.

Silakan dengarkan preview sepanjang 1:50 menit ini, sekaligus teaser untuk PV-nya. Awalnya saya ingin sekali mempos adegan opening animenya, tapi sayang banyak yang sudah dicekal oleh YouTube.

Berbalik jauh dengan lagu di “Driving in the silence”, “Shiawase ni Tsuite Watashi ga Shitteiru Itsutsu no Houhou” ternyata mengusung genre J-Pop enerjik! Langsung di bagian awal saja kalian bakal disuguhi komposisi elektrik yang nagih. Begitu pula di bagian verse, transisi hingga masuk ke reff. Chord-chord andalan Rasmus bermain disini. Memang benar kata seseorang, “Kalau terdengar seperti Rasmus, berarti Rasmus-lah yang membuatnya.”

Tapi mendengarkan lagu ini juga membuat saya harus membandingkannya dengan dua lagu dari Rasmus dan Mamegu. “Shiawase ni Tsuite Watashi ga Shitteiru Itsutsu no Houhou” terdengar adiktif seperti “TRY UNITE!” dan punya melodi-melodi harmonis dari “Marble”. Which means, lagu ini sebenarnya cocok juga dibawakan oleh Mamegu. Ya, lagu ini punya backing vocal ala “Marble” yang dinyanyikan oleh vokalis utama. Singkatnya, kalian bisa bayangkan bagaimana Mamegu menyanyikan “Shiawase ni Tsuite Watashi ga Shitteiru Itsutsu no Houhou”, dan hasil akhirnya ternyata tidak jauh berbeda dengan aslinya yang dibawakan Maaya-san.

Mind you, karena ini adalah impresi awal dari lagu versi anime, kemungkinan besar kesan-kesan ini bakal berubah setelah full version dirilis. Saya juga berharap dibuat pula extended version layaknya “TRY UNITE!”, that would be very awesome!

graf

“Shiawase ni Tsuite Watashi ga Shitteiru Itsutsu no Houhou” bakal dirilis ke toko-toko musik tanggal 28 Januari. Di singlenya juga terdapat lagu “Shikisai”, theme song untuk game mobile “Fate/Grand Order” dimana Maaya-san berkolaborasi dengan band la la larks!

Now that that’s over, menurut kalian sendiri bagaimana kesan pertama menonton anime “Koufuku Graffiti”? Apa bisa merasakan foodgasm yang diperlihatkan ketiga karakter utamanya?

graf

In Case You Missed It...