October 6, 2014 — 3426 views

[Review] Manga Lovelive School Idol Diary ~Honoka.Kotori.Umi~

Manga Lovelive! School Idol Diary, merupakan manga yang didasarkan dari cerita novel Lovelive! dengan judul yang sama, yang diserialisasikan bulanan di majalah Dengeki G’s Comic.

Cerita untuk manga ini persis sama dengan Lovelive! School Idol Diary versi novel, tetapi hanya mengambil beberapa chapter dari masing-masing buku. School Idol Diary adalah agenda kegiatan dari para idola kesukaan kita, yang mereka tulis di dalam buku harian.

Singkat kata, manga ini menceritakan kejadian-kejadian yang tidak diceritakan di dalam versi anime, dan sebagian besar mengambil waktu di pertengahan musim pertama di versi anime.

Pada buku pertama ini, terdapat total 4 cerita, yang berfokus pada masing-masing anak kelas 2, yaitu Honoka, Kotori dan Umi.

Cerita Pertama : Idol Photo Session! (From Honoka)

Untuk cerita pembuka, diambil dari diary Honoka, yang menceritakan tentang para member μ’s yang membuka pendaftaran untuk photoshoot session, karena mereka berpikir untuk menghasilkan foto-foto yang bagus untuk meningkatkan popularitas mereka.

Akan tetapi, tidak ada seorangpun yang mendaftar. Pada saat Honoka dan Kotori akan menutup pendaftaran, Rin, Hanayo dan kawan-kawan datang sambil membawa kamera dan berbagai macam baju. Akhirnya, mereka melakukan sesi foto-foto tersebut sendiri dengan berbagai macam baju, yang akhirnya diupload ke internet oleh Nico.


Cerita Kedua : Pinched! (From Kotori)

Selanjutnya, menceritakan tentang Honoka dan Umi yang bertengkar besar karena Honoka tidak sengaja memakan Melonpan Umi, yang membuat Kotori harus mencari cara untuk mendamaikan mereka.

Pada akhirnya, Kotori berhasil mendamaikan mereka, dan menganggap mereka berdua sebagai harta terpenting di dalam hidupnya, meski ia terkadang iri dengan Honoka dan Umi yang bisa bertengkar, karena ia tidak pernah bertengkar sama sekali dengan mereka.

Cerita Ketiga-Keempat : My Destiny (From Umi)

Boleh dibilang, ini merupakan salah satu cerita favorit saya dari seluruh School Idol Diary yang pernah dibaca, karena cerita ini membuat saya semakin jatuh cinta kepada Umi.

Aslinya, cerita ini dimuat di dua buku, yaitu School Idol Diary Umi dan Maki, yang dipandang dari masing-masing sudut pandang kedua orang tersebut.

Diceritakan pada suatu hari, Maki datang ke tempat mereka berlatih di atap, dan mengatakan,

“Aku akan berhenti dari School Idol”

Semua ini disebabkan Maki dilarang oleh ayahnya, yang tanpa sengaja melihatnya berlatih di kamar. Maki, sebagai penerus dari rumah sakit Nishikino, tidak boleh mengikuti kegiatan-kegiatan yang akan mengganggu prestasinya. Jalan untuk masa depan Maki sudah disiapkan dari dulu.

Pada saat Maki masih kecil, ia juga sangat mencintai piano, tetapi pada akhirnya semuanya harus ditinggalkan, karena orang tuanya tidak menganggap piano itu sebagai sesuatu yang penting. Akhirnya ia menemukan μ’s, yang merupakan salah satu hal yang ingin dilakukannya.

Melihat hal tersebut, Umi berpikir keras, dan akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah Maki, untuk bertemu dengan ayahnya dan membujuknya untuk mengembalikan Maki.

Umi dan Maki. Keduanya memiliki suatu kesamaan, yaitu memiliki keluarga yang harus mereka tanggung sebagai penerus. Keluarga dokter Nishikino dan keluarga aliran Sonoda. Karenanya, untuk kali ini, hanya Umi yang bisa menolong Maki untuk membujuk orang tuanya.

Umi meminta kepada ayah Maki, untuk memberikan mereka waktu, juga agar mereka bisa melakukan sesuatu yang mereka inginkan, dengan tujuan untuk menyelamatkan sekolah dan lingkungan yang mereka cintai.


Cerita Kelima : The Future of Yukki and Me (From Honoka)

Kembali, untuk cerita penutup buku pertama ini, mengambil dari cerita terakhir di buku School Idol Diary Honoka. Menceritakan tentang Honoka yang panik karena menemukan pamflet UTX, dan takut Yukiho akan masuk ke sekolah tersebut, padahal Honoka sudah membayangkan kalau ia dan Yukiho akan terus mengenakan seragam yang sama dan masuk ke sekolah yang sama.

Yukiho kemudian datang dan menjelaskan ke Honoka kalau ia hanya melihat-lihat UTX, dan mungkin tidak tertutup juga kalau ia akan masuk UTX, karena Otonokizaka akan dibubarkan. Honoka mengatakan kalau ia akan berjuang agar sekolah ini tidak akan dibubarkan, dan membujuk-bujuk Yukiho.

Yukiho pada akhirnya mengatakan kalau ia sendiri sebenarnya ingin masuk ke Otonokizaka, ke sekolah dimana ibu mereka pernah masuki, dan juga berfoto bersama keluarga di depan sekolah, dan akhirnya ia menangis.

Pada saat itu, jarang-jarang Honoka bertindak sebagai seorang kakak yang menghibur adiknya, dan akhirnya mereka tidur bersama malam tersebut.

Dikatakan, bahwa bila kita tidur bersama di satu tempat tidur, mungkin kita bisa mengalami mimpi yang sama, dalam hal ini adalah mimpi bisa memasuki sekolah yang sama, Otonokizaka.

Untuk mewujudkan hal itu, Honoka dan kawan-kawan akan terus berusaha.

Kesimpulan Akhir

Meskipun sebelumnya saya sudah mengetahui ceritanya dari versi novel, tetapi versi manga ini juga patut untuk dibaca, terutama untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang cerita-cerita di dalam novel tersebut.

Saya pribadi, amat puas dengan manga ini, jadi bagi kalian yang penasaran dengan cerita-cerita di luar anime, jangan lupa juga untuk membelinya ya.

Artikel Terkait : [Review] Manga Lovelive School Idol Diary ~Maki.Rin.Hanayo~