September 5, 2014 — 420 views

[Review] Kill la Kill OVA – “Pesta Kelulusan” Yang Mengada-ada

00

Kill la Kill

Tahun Rilis: 2014
Panjang: 23 menit
Genre: Action

Produksi: Trigger
Adaptasi: Original Works
Sutradara: Imaishi Hiroyuki
Komposisi Cerita: Nakashima Kazuki
Desain Karakter: Sushio
Desain Warna: Kakita Yukiko
Pengarah Fotografi: Yamada Tomonori
Pengarah Artistik: Koyama Shigeto, Kaneko Yuuji
Pengarah Suara: Iwanami Yoshikazu
Editing: Uematsu Junichi
Musik: Sawano Hiroyuki
Lagu Tema: “ambiguous” oleh GARNiDELiA, “Sirius” oleh Aoi Eir

PERINGATAN: Mengandung spoiler yang tidak ditandai

Riwayat Life Fiber sudah tamat, dan akan butuh waktu beberapa lama lagi sebelum mereka datang ke bumi lagi. Tapi untuk sekarang, kakak beradik Matoi Ryuko dan Kiryuin Satsuki, serta Shitennou dan murid-murid akademi Honnouji lainnya bisa menjalani kehidupan sekolah dengan tenang. Dua bulan saja sih, karena Honnouji akan ditutup setelah memenuhi tujuannya.

01

Semuanya mulai memikirkan rencana setelah mereka “lulus”. Gamagoori Ira akan jadi pandai besi. Sanageyama Uzu akan meneruskan dojo keluarga. Jakuzure Nonon juga meneruskan bisnis keluarga. Yang tetap belajar hanya Inumuta Houka untuk persiapan masuk universitas, serta Ryuko dan BFF-nya Mankanshoku Mako yang pindah ke SMA Rinne (kebetulan almamater yang sama dengan Gamagoori). Satsuki sendiri? Ryuko hanya berharap agar Satsuki bisa “meletakkan” pedang Bakuzan dan meninggalkan masa lalunya.

02

Tapi seluruh murid Honnouji terkejut ketika melihat Satsuki muncul mengenakan Junketsu dan memandang rendah semua orang! Shitennou juga muncul dengan seragam Goku bintang 3 mereka, berusaha mencegah semua orang untuk “lulus” dari Honnouji. Ryuko beserta anggota Shitennou yang asli harus melawan sosok palsu dihadapan mereka. Tapi bagaimana mereka bisa melawan jika tidak ada bantuan seragam Goku – dan Senketsu? Sementara itu di tempat terpisah, Satsuki yang asli tengah dijebak oleh musuh lama yang membawa dendam kesumat. Pertempuran terakhir di Honnouji akan menentukan apakah Ryuko dkk bisa lulus dari sekolah tawur ini.

OVA dari anime Kill la Kill ini jadi jembatan yang melebarkan apa yang terjadi setelah Kill la Kill selesai. Sepanjang anime kita bisa lihat Ryuko dkk yang lebih mature, kini harus menghadapi sosok masing-masing di masa lalu. Karena seperti kata pepatah, musuh terbesar adalah diri sendiri.

03

Tapi mungkin lebih karena asspull ya. Tiba-tiba saja kloningan pallete swap ganguro setiap karakter utama muncul tanpa alasan jelas. Apalagi mereka ditampilkan sebagai karakter jerk murni – yang padahal sebelumnya ketika Satsuki dan Shitennou pertama kali tampil sebagai archetype karakter lawful evil.

04

Ah, soal Satsuki. Somehow karismanya sedikit berkurang karena dia tak kebagian porsi berantem dan menghabiskan sisa screentime dijerat oleh Life Fiber. CHARACTER DEVELOPMENT! Saya tahu kok Satsuki memang mencoba untuk menebus hal-hal buruk yang ia lakukan dulu, tapi setidaknya cobalah melawan daripada mengatakan hal klise seperti “Jika kematianku bisa menebus dosaku, maka bunuh saja!”

05

Dan seperti anime-anime khas Trigger, komedi yang out of place tetap jadi senjata utama. Bahkan kali ini Trigger seakan sengaja mengakui beberapa asspull yang khusus muncul di anime ini. “DTR Spesial Shitennou! Mereka dibangun untuk melawan Kiryuin Ragyo tetapi tak pernah digunakan karena perlawanan masif kalian!” “Final Defense Apparatus dibangun untuk melawan Life Fiber original tetapi tak pernah digunakan karena Kiryuin Ragyo keburu menguasai Honnouji!”

06

Dan soal Ragyo sendiri, ada servis dimana dia menjadi Rambo dan membantai sekelompok pemberontak Afrika karena mereka menindas satu desa yang penduduknya memiliki reaksi tubuh yang bagus dengan Life Fiber. Well, adegan flashback ini digunakan sebagai charcater building yang menjelaskan kenapa Houomaru Rei sangat loyal kepada sang CEO. Oh, ada David Bowie di dalam helikopter itu. Err, maksud saya ayahnya Ryuko-Satsuki. Also, did I just spoil the main villain?

07

So, last episode Kill la Kill tetaplah Kill la Kill yang kita kenal. Sebuah rangkaian adegan aksi over the top dan nonsense dengan animasi super keren, tapi hal-hal minus seperti itulah yang membuatnya terlihat menonjol. You’ll enjoy it anyway, karena seperti inilah tipe-tipe acara popcorn. Matikan otak, duduk senyaman mungkin dan nikmati setiap adegannya.

PS: Berani taruhan ide gedung akademi Honnouji itu robot diambil dari spekulasi fans di internet.

In Case You Missed It...